BERITA DUKA
Telah dipanggil menghadap Sang Kholik, Bapak dan kakek yang bijaksana
Sardjimin Mangun Utomo
Pada hari: Sabtu, 17 Februari 2007
Pada hari: Sabtu, 17 Februari 2007
Semoga Allah mengampuni segala dosa-dosa beliau semasa hidup, dan diterima segala amal ibadahnya. Amin.....
Selamat jalan PakWo, aku bangga menjadi cucumu, aku bangga punya simbah sejujur pak wo. Aku bangga punya pak wo yang sederhana, dan selalu tidak ingin merepotkan orang lain.
Hanya doa dan Yassin yang bisa kuberikan untuk mengiringi sakaratul mautmu, sebagai balasan untuk semua yang engkau berikan pada kami di dunia ini...
Hanya doa dan Yassin...
Innalillahi Wa Innailahi Raji'un

4 Comments:
At 10:00 AM ,
Anonymous said...
mbak..turut berduka yahhhh
betewe, lama juga kita ga ketemuan
At 8:35 PM ,
Anonymous said...
turut berduka cita, smoga yg ditinggal tetap tabah dan meneruskan semangat Pak Wo, amiin
At 2:29 PM ,
planck said...
turut berduka...
semoga yang ditinggalkan di beri ketabahan.
hidup bagai sebuah lampu minyak, yang selalu menerangi sekeliling. bila lampu minyak tersebut, suatu ketika padam, maka bersabarlah... karena meskipun lampu tersebut telah padam, bukan berarti berkas sinar yang telah di pancarkan akan hilang begitu saja...
jadi, sabarlah... dikala ketentuannya telah terjalani... tiada guna menyesal. bila hidup pada akhirnya kan jadi masa lalu, lebih baik diisi dengan sesuatu yang lebih berarti. saling berbagi, memberi dan bersyukur kan menjadikan diri tenang dan nyaman.
At 11:51 AM ,
Anonymous said...
turut berdukacita yu...
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home